Pages

Minggu, 03 September 2023

Bertahannya seorang wanita dari Penyakit Kusta

 

Bertahannya seorang wanita dari Penyakit Kusta
Bertahannya seorang wanita dari Penyakit Kusta

Kusta adalah penyakit granulomatosa kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Penyakit ini terutama diklasifikasikan sebagai kusta paucibacillary (PB) atau multibacillary (MB), tergantung pada jumlah lesi kulit dan keterlibatan saraf. Perempuan selalu menjadi pihak terakhir yang mencari layanan kesehatan, yang paling umum adalah ketergantungan finansial mereka pada laki-laki. Oleh karena itu, penyakit kusta pada wanita mempunyai dampak yang besar terhadap kesehatan penderitanya dan anggota keluarganya, anak-anaknya, serta masyarakat secara keseluruhan. 

Wanita dengan kusta sering kali menghadapi berbagai tantangan. Mereka mungkin merasa perlu menyembunyikan penyakit ini dari keluarga, lingkungan pertemanan hingga lingkungan sosial masyarakat karena takut akan stigma sosial yang mungkin muncul. Hal ini dapat mengisolasi para wanita dari dukungan sosial yang diperlukan dalam penyembuhan kusta. 

Dalam ulasan kali ini, setelah kami nonton live streaming di #BeritaKBR dengan narasumber Yuliati selaku Ketua Permata Sulawesi Selatan dan sebagai Orang Yang Pernah Mengalami Kustan(OYPMK) bercerita tentang kisahnya awal mulanya terjangkit penyakit kusta.

 

Host : Rizal Wijaya
Host : Rizal Wijaya

Awal Mulanya Terjangkit Kusta 

Yuliati tertular penyakit kusta pada tahun 2011, kala itu Yuliati menggaruk ibu jari kakinya timbul bercak putih, karena tidak paham akan hal tersebut Yuliati membiarkan-nya, hingga satu tahun bercak putihnya malah melebat. Akhirnya Yuliati mencari informasi tentang gejala yang dia alami, ternyata saya mencerita penyakit kusta, ungkapnya. 

Yuliati menyembunyikan penyakit tersebut terhadap orang tuanya, terutama kepada kakak ipar, bahkan Yuliati sampai berhenti kuliah karena stigma di masyarakat, Yuliati mengalami depresi karena tidak bisa meninah akibat pacarnya menjauh darinya dan sempat Yuliati ingin mengakhiri hidupnya karena tidak bisa menerima kenyatannya. 

Akhirnya dengan bantuan kakak iparnya, Yuliati dibawa ke puskesmas untuk memeriksa penyakit kustanya. Ternyata dokter mendiagnosis penyakit kusta tipe Pausibaslier (PB) atau kusta ringan yang ditandai bercak putih atau kemerahan yang berjumlah 1 hingga 5 dengan kata lain ada 1 gangguan syaraf. 

Tekat Yuliati ingin sembuh, karena itu penyakit kustanya diobati dengan Release From Treatment (RFT) yang sesuai standar kesehatan, kemudian dilanjut dengan pemeriksaan Bakteri Basil Tahan Asam (BTA) dengan kerokan kulit (Skin smear) yang ternyata masih tingkat 10 positif kusta artinya Yuliati harus minum obat selama 10 tahun. 

Dengan kegigihannya minum obat, akhirnya Yuliati dinyatakan sembuh dari penyakit kusta, kemudian Yuliati masuk organisasi Permata yaitu Perhimpunan Mandiri Kusta dari Sulawesi Selatan yang berjumlah 12 orang, di Jawa Timur berjumlah 9 orang dan di Nusa Tenggara Timut (NTT) berjumlah 5 orang. 

Dengan adanya Organinsasi Permata, Yuliati bisa melakukan penyuluhan kepada masyarakat yang mengalami kusta. Dengan Permata Yuliati bisa bersosialisasi, ber-kampanye dan juga bisa saling memberikan informasi di media sosial maupun Radio, hal ini bertujuan utntuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kustadan bisa melakukan deteksi dini terhadap penyakit kusta.

 

Yuliati
Yuliati

Pesan Yuliati 

Sebagai penutup di live streaming kusta Yuliatai berpesan, kepada para wanita yang telah didiagnosis penyakit kusta, jangan berkecil hati, pergi berobat dan minum obat secara teratur yang telah diberikan oleh pertugas puskesmas. Jika ada reaksi atau kelainan setelah minum obat, cepat konsultasikan kembali ke petugas kesehatan. Karena obat kusta yang diberikan berupa jenis obat Multi Drugs Therapi sebagai penyembuhan infesksi akibat penyakit kusta yang memiliki beberapa efek samping seperti : reaksi sebelum atau sesudah pengobatan. Jadi Jangan Takut dengan kusta, karena penyakit kusta dapat disembuhkan dan tidak mudah menular. Dengan melalukan pengobatan sedini mungkin, akan terhindar dari kecacatan

 

Salam Blogger

Adi Putih

Kamis, 11 Mei 2023

Kusta Dalam Pandangan Perspektif Agama

 

Kusta Dalam Pandangan Perspektif Agama
Kusta dlm Perspektif Agama

Hi … Bro, selamat pagi tgl 8 Mei 2023 hari senin di jam 09.00-10.00 saya mengikuti lime streaming dengan tema “Kusta Dalam Perspektif Agama” dipandu oleh  Rizal wijaya sebagai host, menampilkan nara sumber :

1. Muhammad Iqbal Syauqi selaku Dokter Umum RSI Aisyiyah Malang dan selaku Kontributor islami.co

2. Pdt. (Emeritus) Corinus Leunufna pendeta dan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) 

Mendengar kata kusta, apa yang ada di pikiran anda? Barangkali dari penyakit satu ini terbayang gambaran, bahwa kusta itu menular, menjijikan, identic dengan kemiskinan, terpinggirkan karenah kumuh dan tentunya orang-orang sangat menjauh bahwa timbulkan stigma di masyarakat. 

Dulu, masyarakat mengira bahwa kusta sebagai kutukan Tuhan. Karena kusta ini sudah ada dijaman Nabi Muhammad SA, dalam sebuah hadits yang mengajarkan doa secara khusus perihal lepra ini. 

عن أنس – رضي الله عنه – : أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول : “ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، والجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ" . رواه أَبُو داود بإسناد صحيحٍ .

 

Muhammad Iqbal Syauqi
Muhammad Iqbal Syauqi

Muhammad Iqbal Syauqi selaku Dokter Umum RSI Aisyiyah Malang dan selaku Kontributor islami.co 

Menyebutkan bahwa makna (البرص) al-barash adalah penyakit dengan gambaran putih di kulit. Dalam literatur medis terkini, ia dikenal dengan albino – yang muncul akibat proses genetik, dan tidak menular lewat kontak. 

Sedangkan (الجذام) judzam sendiri berasal dari kata jadzama – yajdzamu yang semakna dengan qatha’a -yaqtha’u (قطع – يقطع ), artinya memotong/terpotong. Hal ini penting diketahui karena kondisi penderita kusta yang sudah lanjut, sebagaimana nanti akan disinggung di bawah, adalah adanya bagian tubuh yang buntung tanpa rasa sakit, terutama di tangan dan kaki – dari sinilah kata al-judzam berasal. 

Dalam hal ini menunjukkan bahwa kusta adalah penyakit yang cukup ditakuti sedari dulu. rtinya: “Seorang perempuan bisa dibatalkan pernikahannya karena lima aib, yakni: gila, judzam (kusta), barash (albino), rataq, dan qarn. Sedangkan lelaki bisa dibatalkan pernikahannya karena lima aib, yakni gila, judzam, barash, al-jubb (tiadanya alat kelamin), dan al-‘anat (impotensi).”

 

Host Rizal Wijaya
Host Rizal Wijaya

Pdt. (Emeritus) Corinus Leunufna pendeta dan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) 

Dalam hal ini kusta menjadi perbincangan di masyarakat, dimana orang yang pernah mengalai Kusta (OYPMK) seperti yang pernah saya alami, kusta masih saja terjebak dalam lingkaran diskriminasi hingga saat ini, stigma masyarakat sangat melekat sehingga mereka seringkali mereka mengalamai kekerasan dan perlakuan yang salah, baik dalam hal pendidikan, keagamaan, hingga lingkungan sosialnya 

Kusta atau lepra disebut juga Morbus Hansen yang merupakan penyakit disebabkan oleh bakteri tahan asam Mycobacterium leprae. Mekanisme penularannya belum diketahui pasti, namun yang paling umum diketahui adalah ia menular dengan kontak kulit yang lama dan erat. Sekadar interaksi yang tidak intens belum tentu memicu penularan kuman kusta. Penyakit kusta bersifat kronik, yaitu infeksinya sudah berlangsung lama dalam tubuh – sehingga muncul gejalanya bisa sekian bulan bahkan tahun kemudian, sesuai masa tunas kuman lepra ini. 

Namun Kusta dapat disembuhkan asalkan dengan pengobatan secara rutin dan minum obat hingga tuntas. Jangan kucilkan kusta, hilangkan stigma di masyarakat dengan cara mengedukasi melalui tulisan  

 

Salam Blogger

Adi Putih

Sabtu, 18 Februari 2023

Tumbuh Seimbang Berkelanjutan Sektor Pariwisata Bank Syariah Indonesia


Tumbuh Seimbang Berkelanjutan Wisata Bank Syariah Indonesia
Tumbuh Seimbang Berkelanjutan Pariwisata Bank Syariah Indonesia

 

Sektor UMKM masih menunjukan pertumbuhan bisnis yang optimis di tengah tantangan laju kenaikan inflasi, karena itu Bank Syariah Indonesia berkolaborasi dengan kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengoptimalkan pembiayaan untuk UMKM khususnya ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dilihat secara sektoral, bisnis UMKM masih mampu tumbuh, karena itu UMKM Indonesia bisa lebih maju berkembang dan dapat naik kelas. 

Sebagai Bank Syariah yang inklusif dan melayani beragam segmen, Bank Syariah Indonesia berkomitmen untuk dapat menjadi mitra dalam memberikan manfaat kepada nasabah, termasuk UMKM khususnya ke sektor Pariwisata dan Ekonomi kreatif. Bank Syariah Indonesia merupakan perseroan sebagai pendamping masyarakat inklusif lebih dari satu dekade dan telah mendorong kinerja perseroan yang positif dan tumbuh seimbang berkelanjutan di sektor pariwisata, termasuk di tengah kondisi yang cukup menantang. 

Program CSR Bank Syariah Indonesia merupakan tanggung jawab sosial perusahaan, dimana komitmen perusahaan kepada lingkungan dengan tujuan memberikan nilai tambah kepada semua pemangku kepentingan termasuk internal perusahaan guna mendukung pertumbuhan perusahaan.  



Program CSR Bank Syariah Indonesia
Program CSR Bank Syariah Indonesia


Setiap Bank Syariah harus melakukan CSR karena sudah tercantum dalam UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagai bagian dari kegiatan bisnis utamanya yang berarti dilaksanakan sebaik-baiknya dengan tujuan sustainability bank syariah, lingkungan dan komunitas di sekitarnya. Dan UU No.25 tentang Penanaman Modal yang biasanya, anggaran dana CSR yang digunakan adalah 2-3 persen dari total keuntungan yang diperoleh perusahaan dalam setahun.  


Tujuan Implementasi kegiatan CSR Bank Syariah Indonesia 

1. Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

2. Mendukung implementasi praktik bisnis yang transparan dan bertanggung jawab.

3. Membangun citra positif menggalang dukungan masyarakat.

4. Menggali dan memberdayakan potensi UMKM melalui penyaluran dana kemitraan.

5. Berpartisipasi pada program pelestarian lingkungan hidup, peningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kehidupan beragama dan perbaikan sarana umum lsinnya.


Untuk memberdayakan UMKM, Bank Syariah Indonesia telah menyiapkan beberapa strategi sinergi bersama pemerintah dalam proses pembinaan UMKM melalui kegiatan insklusi keuangan dan pemberian fasilitas pembiayaan kepada UMKM binaan instansi, pemda dan komunitas halal.

Bank Syariah Indonesia berusahaan memberdayakan UMKM go digital yang dihubungkan dengan e-commerce yang terhubung dengan aplikasi pembiyaan UMKM, Bank Syariah Indonesia akan terus membangun sentra bisnis UMKM di beberapa daerah. Bank Syariah Indonesia juga berkomitmen untuk mengembangkan UMKM dengan penyaluran untuk menambah modal, memfasilitasi pengusaha UMKM agar bisa menjual secara online melalui kerjasama dengan e-commercial dan Kemenparekraf dari berbagai kegiatan pemberdayaan UMKM 


Aplikasi Berbasis Digital Kerjasama dgn e-commercial
Aplikasi Berbasis Digital Kerjasama dgn e-commercial

Nah …. Dengan adanya aplikasi berbasis digital yang terintegrasi dengan program pemberdayaan demi meningkatkan kapasitas nasabah sekaligus membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam memberdayakan nasabah inklusi tumbuh berkelanjutan di sektor pariwisata bersama Bank Syariah Indonesia. Total yang telah diberikan Bank Syariah Indonesia di sektor UMKM sebesar Rp 14,4 triliun dan telah disalurkan ke sektor pariwisata ekonomi kreatif sebesar Rp 194,1 milliar.

 

Salam Blogger

Adi Putih



Jumat, 30 Desember 2022

Alfamart Mempekerjakan Disabilitas dan OYPMK

 

Alfamart Mempekerjakan Disabilitas dan OYPMK
Alfamart Mempekerjakan Disabilitas dan OYPMK

Stigma masyarakat terhadap disabilitas dan OYPMK masih saja melekat, berikut ini percakapan yang saya dengar : Bu, ngapain susah-susah bantu mereka? Tinggal nadahin tangan, mereka udah dapat duit, sementara kita harus kerja keras. Obrolan beberapa tahun yang silam membuat saya sedih, marah, kecewa, sebegitunya stigma yang melekat di mata masyarakat. 

Padahal dalam UU no. 8 tahun 2016 bahwa disabilitas dan OYPMK mempunyai hak untuk bekerja di perusahaan swasta 1% dan pemerintahan 2%. Jadi hilangkan stigma negative, karena kusta bisa disembuhkan, dan beri kesempatan untuk mereka.

 

Rabu, 28 Desember 2022, saya merasa beruntung bisa mengikuti live streaming yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Radio (KBR) dan NLR Indonesia dengan tema “Praktik Baik Ketenagakerjaan Inklusif : Mengantar Mimpi OYPMK dan Disabilitas” Narasumber yang berkompeten seperti :

1. Antony Ginting - Recruitment & Selection Manager HO Alfamart

2. Abdul Mujib - Ketua Forum Komunikasi Disabilitas Cirebon 


Seperti diketahui, OYPMK merupakan sebutan bagi Orang Yang Pernah Mengalami Kusta. Penyakit yang banyak muncul di novel bergenre sejarah ini ternyata masih ada. Bahkan Indonesia menjadi penyumbang kasus kusta nomor 3 di dunia setelah India dan Brazil. 

Dampak penyakit kusta membuat penderitanya dikucilkan. Paska sembuh, banyak OYPMK yang mengalami disabilitas fisik, sehingga stigma masyarakat “takut tertular”. Untuk itulah NLR Indonesia hadir, sebagai organisasi nirlaba yang bekerja untuk menanggulangi kusta dan konsekuensinya, dengan pendekatan tiga zero yaitu :

1. Zero Transmisi, memberantas kusta dengan menghentikan penularannya.

2. Zero Disabilitas, mendorong penemuan dan pemantauan penderita kusta agar tidak mengalami risiko disabilitas.

3Zero Eksklusi, mengupayakan inklusivitas dan pengurangan diskriminasi/stigma terhadap OYPMK dan penyandang disabilitas karena kusta. 


Abdul Mujib
Abdul Mujib 

Narasumber Abdul Mujib adalah seorang penyandang disabilitas, karena itu dia berinisiatif untuk membuat wadah Forum Komunitas Disabilitas Cirebon (FKDC) pada bulan Apri 2007 yang lalu. FKDC ini memiliki 285 orang anggota yang terdiri dari 235 orang disabilitas dan 50 orang OYPMK (orang yang pernah mengalami kusta). 

Tujuan dibentuknya FKDC sebagai wadah saling menguatkan, meng-edukasi, meninhkatkan skill dan mengatasi masalah seputar disabilitas dan OYPMK. Sehingga tercipta non diskriminasi, pemenuhan akses, kesetaraan, kemandirian kelompok difabel dan OYPMK. 

Dengan berdirinya FKDC dapat membuahkan hasil seperti ini, 20 orang disabilitas bekerja di Alfamart, 2 orang OYPMK sudah menjadi PNS yaitu guru SMK dan guru SLB, 2 orang lagi sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan swasta dan 2 orang lagi bekerja di perusahaan semen ternama

 

Edukasi FKDC 

Abdul Mujib selalu mendorong, memberikan spirit dan edukasi terhadap anggota FKDC, agar bisa meningkatkan rasa percaya diri terhadap dirinya sendiri, serta memberikan pembekalan, bimbingan dan konseling untuk bisa beradaptasi dengan berkompetensi yang tingga sehingga bisa diterima di lingkungan kerjanya.    

Selain itu disabilitas dan OYPMK harus bisa merawat diri seperti membersihkan luka bekas kusta agar tidak dijauhi teman kerja, kesiapan mental dan siap dikejar deadline atau tuntutan targer kerya yang ditetapkan perusahaan.

 

Antony Ginting
Antony Ginting

Antony Ginting 

Antony Ginting selaku Recruitment & Selection Manager HO Alfamart, menjelaskan proses recruitment, bahwa OYPMK dan disabilitas tidak dibeda-bedakan dengan karyawan lainnya, kami berikan modulnya sama yang dibedakan adalah metode-nya. 

Dalam live streaming ini, Antony Ginting berpesan, lakukan sesuatu untuk kontribusi sekecil apapun bagi perusahaan atau tempat kerja kita.  “Jangan pernah takut mencoba” Karena semakin kita tidak memberanikan diri maka kesempatan untuk berkarya hilang, dan bila kalian tidak bisa menunjukkan kemampuan, selamanya tidak akan meninklusikan diri sendiri, begitu juga dengan lingkungan sekitar kalian tidak akan menjadi insklusi. Ayo jangan takut mencoba

 

 

 Salam Blogger

Adi Putih

 

 

Minggu, 18 Desember 2022

Cara Chilling - Healing Bagi OYPMK

Cara Chilling - Healing Bagi OYPMK
Cara Chilling - Healing Bagi OYPMK


Bro … kalian masih ingatkah ? apa yang ada di benak, ketika kalian mendengar kata Kusta? Banyak orang yang masih beranggapan bahwa penyakit kusta itu penyakit kutukan, penyakit menular yang tidak bisa disembuhkan. Bahkan ada yang sampai membuang atau mengisolasi pasien pengidap kusta karena dianggap membawa sial atau malu bagi anggota keluarga yang lain. Stigma seperti inilah yang seharusnya mulai kita hilangkan, karena penderita penyakit kusta itu bisa sembuh dan tidak menular dengan penanganan pengobatan yang tepat.

Seperti pengalaman Ardiansyah sebagai OYPMK sekaligus sebagai Wakil Ketua Konsorsium PELITA Indonesia yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan justru dari keluarganya. Awalnya Ardiansyah tidak memberitahu keluarganya mengenai penyakit kusta yang dialami, namun seiring waktu berjalan dan pengobatan yang di lakukan, maka Ardiansyah memutuskan untuk memberitahu keluarganya. Namun sayang dukungan yang di harapkan dari keluarga mengenai penyakitnya ini tidak dia dapatkan.

Tidak ingin larut dalam kesedihan, Ardiansyah bangkit dan justru melakukan kegiatan positif yang bermanfaat serta bergabung dengan komunitas yang sepengalaman. Beliau juga melakukan healing sebagai salah satu proses penerimaan diri.

Saat ini healing banyak dilakukan orang-orang dan menjadi trend di sosial media tentang wisata. Namun, bagi Ardiansyah healing yang dilakukan tidak harus seperti yang dilakukan seperti travelling. Healing bagi OYPMK adalah cara mereka mengapresiasi diri, tapi ada banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan seperti meditasi, menulis, membuat jurnal, melukis dan masih banyak lagi.

Pada live streaming Ruang Publik KBR, rabu 14 desember 2022dengan tema “Chilling-Healing bagi OYPMK, Perlukah?” menampilkan narasumber :

1. Bapak Ardiansyah, OYPMK dan Wakil Ketua Konsorsium Pelita Indonesia kusta

2. Ibu Donna Swita selaku Executive Director di Institute of Women Empowerment (IWE)

3. Rizal Wijaya sebagai host

Dona Swita Executive Direktor IWE
Dona Swita Executive Direktor IWE


Menurut Ibu Donna, healing merupakan salah satu cara pengobatan atas tekanan dan melepaskan diri dari beban mental maupun psikologis yang terpendam. Konsep healing bagi OYPMK yaitu bebas dari diskriminasi, penghakiman dan pengenalan diri sendiri. Dalam prosesnya, ada target dalam healing tersebut yaitu dimensi fisik, psikis, mental, relasi dan spiritual yang tiap OYPMK tentu berbeda targetnya. 

Healing bagi OYPMK penting dilakukan dan tentunya perlu dukungan baik dari keluarga terdekat dan juga lingkungannya. Di sinilah peran IWE membantu para OYPMK dan disabilitas lain untuk bangkit dan dapat berdaya guna dan terlibat dalam kegiatan sosial untuk membangun kepercayaan diri mereka.

Pertanyaan dari penonton youtube berita KBR : Siapa yang berhak melakukan healing? Siapa saja boleh, terlebih diri sendiri dan untuk mereka yang merasa kurang percaya diri atau merasa hidup ini kayaknya nggak adil, termasuk OYPMK.


Ardiansyah
Ardiansyah


Pengalaman Ardiansyah

Awal Ardiansyah masuk ke rumah sakit untuk berobat ia merasakan enjoy aja, namun ketika akhir pengobatan dan mengalami reaksi keluarganya berubah. Ia dilarang untuk bertemu dengan orang lain, termasuk agar berjarak dengan saudaranya yang menyebabkan ia menyimpan luka hati kepada sang Ibu. Dimana seharusnya didukung tapi malah dikucilkan, maka Ardiansyah bertekad bangkit dari keterpurukannya, dan membuktikan diri bahwa dia mampu berdamai dengan diri sendiri yaitu dengan cara healing.

Tips Ardiansyah

1.   Melakukan penerimaan diri, jauhkan diri dari rasa terpuruk dan milikilah mimpi ke depan. Mas Ardiansyah juga berpesan, agar keluarga dari OYPMK selalu memberikan dukungan bukan tekanan psikologis.

2.    Dengan healing merupakan cara mengenali emosi dalam diri  dan menemukan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi

Sebagai penutup ibu Donna Swita memaparkan jika healing nggak harus keluar duit dan yang terpenting adalah basis awalnya, dimana OYPMK ini harus mengenal dirinya sendiri, mengenali cara berpikir dan melakukan self healing dengan metode yang paling dia nyaman. Seperti meditasi, jurnaling, dan lain sebagainya.

 

Salam Blogger

Adi Putih


Rabu, 07 Desember 2022

Zero Breakdown Motor Cycle Sebagai Penerima Satu Indonesia Awards

 

Zero Breakdown Motor Cycle Sebagai Penerima Satu Indonesia Award
Mansetus Kalimantan Balawala
Penerima Satu Indonesia Awrd

Mansentus Kalimantan Balawala lahir pada tanggal 5 Januari 1976, dia tinggal di kota Sau I, Kelurahan Sarotari, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Rumah tinggalnya dijadikan Kantor Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS). Walaupun Mansetus tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan, namun Mansentus peduli pada masalah kesehatan. Mansentus mengumpulkan anak-anak muda untuk diajak bersepeda motor membawa para bidan desa dan paramedis, agar lebih cepat melayani warga di wilayah sulit.

 

Bermula dari sebuah Focus Group Discussion (FGD) tentang kondisi kesehatan ibu dan anak bersama Petugas Kesehatan dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana se-Kabupaten Flores Timur pada Juli 2002. Mansentus Kalimantan Balawata terenyuh hatinya melihat kejadian banyak ibu dan bayi meninggal karena terlambat dirujuk ke pusat pelayanan kesehatan gegara petugas telat datang menolong. Kemudian Mansetus mempunya ide untuk mengembangkan Program Manajemen Sarana Transportasi dengan sistem kerusakan minimum untuk pelayanan kesehatan di pedesaan.

 

Dengan didirikan Yayasan Kesehatan Untuk Semua (YKS), Mansentus membeli 13 sepeda motor untuk bidan desa dan petugas kesehatan di lima kecamatan di Flores Timur. Karena itu dia selalu merawat sepeda motor di setiap perjalanan 2000 kilometer dengan menyediakan sebuah bengkel, agar selalu siap beraksi dalam kondisi darurat.

 

Dengan program Manajemen Sarana Transportasi Pengolahan Kerusakan Minimum ( Zero Breakdown Motor Cycle ), Mansentus Kalimantan Balawala mengimplementasikan melalui pinjam-pakai sepeda motor kepada bidan dan tenaga kesehatan di pedesaan. Sehingga mata rantai kendala untuk semua  kesehatan itu bisa diputus. Saya menciptakan Zero Breakdown Motor Cycle karena tingginya kematian bayi dan ibu melahirkan yang umumnya karena perdarahan (eklamsia).

 

Mansetus Balawala
Mansentus Kalimantan Balawala

Berbagi Cerita 

Mansentus Kalimantan Balawala mengatakan bahwa kematian terjadi karena ibu hamil terlambat mendapat pertolongan bidan dan tenaga kesehatan, karena terkendala topografi wilayah kabupaten yang berbukit/ bergunung, sehingga warga setempat harus berjalan kaku menuju Yayasan Kesehatan Untuk Semua (YKS)

 

Tahun 2014 di kabupaten dengan penduduk 134.879 jiwa, sarana dan fasilitas transportasi amat terbatas. Angkutan umum seperti mobil bak terbuka dan truk, hanya ada di pasaran. Apabila ada pasien sakit dan perlu segera mendapat pertolongan, tidak bisa dibawa segera hari itu juga, pasien harus menunggu hari pasaran.

 

Dengan berdirinya Zero Breakdown Motor Cycle, Mansentus Kalimantan Balawala bekerjasama denga Simon Millward yaitu seorang pengelana asal Inggris, yang gemar berkeliling ke sejumlah negara dengan tujuan menggalang dana untuk disumbangkan bagi kalangan tidak mampu. Alhamdulilah dengan adanya donator dari Simon, Mansentus Kalimantan Balawata mendapatkan 11 sepeda motor pada 2002 sebagai modal awal

 

Kemudia sepeda motor itu dipinjamkanpakaikan kepada bidan dan tenaga kesehatan yang semuanya merupakan pegawai negeri sipil. Sebagai Ketua YKS dan Zero Breakdown Motor Cycle, Masentus Kalimantan Balawala menerapkan sistem pengelolaan kerusakan minimal, seperti sepeda motor itu diservis secara berkala. Dengan cara ini, sepeda motor selalu siap pakai selama 24 jam. Perawatan dan penggantian suku cadang ditangani montir dan bengkel milik YKS. Mengenai biaya pelayanan dan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) ditanggung pemegang sepeda motor. Pemegang sepeda motor juga diberi pelatihan montir dasar, agar bisa menangani sendiri jika motor mengalami kerusakan kecil, sehingga para pemakaian sangat terbantu ketika menjalankan tugasnya di lapangan.

 

Aspek pelayanan kesehatan menjadi persyaratan penggunaan sepeda motor. Jika melanggar aturan itu, pengguna sepeda motor akan dicabut serta diambil alih oleh bidan tenaga kesehatan lain-nya. Peraturan ini dijalankan secara nyata terhadap tiga pemakaian yang dicabut sepeda motornya. Pengalaman ini membuat Zero Breakdown Motor Cycle membuat peraturan yang ketat, karena telah terjadi dua sepeda motor ringsek setelah masing-masing menabrak pohon dan seekor kuda, namun mereka tidak melaporkannya. Satu kejadian lagi yang menimpa Mansetus Balawala sangat kecewa dikarena pengguna sepeda motor tersebut, menggunakan motornya untuk pulang kampung selama berhari-hari tanpa pemberitahuan.

 

Bupati Kutai Timur Ismunandar
Bupati Kutai Timur Ismunandar

Dengan kejadian tersebut Bupati Kutai Timur Ismunandar di Kutai Timur, memberikan sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan dan percepatan pelayanan para bidan kepada masyarakat. Pemberian motor ini merupakan motivasi bagi bidan-bidan desa kita. Karena melihat kondisi di lapangan jarak yang ditempuh jauh. Dengan adanya kendaraan ini tentunya bisa memudahkan pelayanan bidan di desa.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani mengatakan, ini merupakan aspirasi dari Ketua DPRD Encek U.R. Firgasih, yang sangat concern terhadap kesejahteraan bidan-bidan di desa. Mudah-mudahan dengan kendaraan roda dua ini dapat membantu bidan-bidan desa dalam menjangkau area tugasnya. Ucapan terima kasih ini disampaikan oleh bidan yang telah mengabdi selama lima tahun di Puskesmas Selangkau, Kecamatan Kaliorang yaitu Sartika Cici Depe. Dia mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemkab terhadap para bidan desa melalui pemberian sepeda motor dinas.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh seorang bidan lainnya yang bertugas sejak 2014 hingga sekarang di Pukesmas Pembantu Desa Sido Mulyo, Kecamatan Kongbeng, Bidan Erna mengaku bangga karena pemkab memberikan apresiasi kepada para bidan desa melalui pemberian fasilitas tersebut. Dengan adanya bantuan motor dinas, semoga kami bisa mempergunakan dengan baik.

 

 

Salam Blogger

Adi Putih

 

Jumat, 30 September 2022

Benarkah Kusta dan Disabilitas Identik dengan Kemiskinan

Benarkah Kusta dan Disabilitas Identik dengan kemiskinan
Benarkah Kusta dan Disabilitas Identik dengan Kemiskinan

Kusta atau lepra merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Lepra dibagi dalam 2 tipe yaitu tipe Pausibasilar (PB) dan Multibasilar (MB). Kusta tipe PB adalah tipe kusta yang tidak menular, sedangkan kusta tipe MB adalah kusta yang menular. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah yang kompleks, bukan hanya dari segi medis seperti cacat fisik tetapi juga sampai masalah sosial ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Bila tidak ditangani dengan cermat, kusta dapat menyebabkan cacat dan keadaan ini menjadi penghalang bagi pasien kusta dalam menjalani kehidupan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sosial ekonominya. ​

 

Bicara soal kebutuhan sosial ekonomi, kita kupas tuntas di Ruang Publik KBR “Benarkah kusta dan disabilitas identik dengan kemiskinan” yang di pandu oleh Host Debora Tanya dan narasumber :

è Sunarman Sukamto, amd selaku Tenaga ahli Kedeputian V dari Kantor Staff Presiden (KSP)

è Dwi Rahayuningsih selaku Perencana Ahli Muda, Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat dari kementerian PPN / Bappenas

 

Karena M. leprae adalah bakteri intraseluler, jadi pertahanan pada imunitas yang dimediasi sel Defisiensi protein bersama dengan asupan vitamin dan mineral yang tidak memadai atau rendah makanan bergizi dari berbagai kelompok makanan yang dikaitkan dengan penurunan imunitas yang diperantarai sel, yang membuat penderita kusta berisiko berkurang imunitasnya​

 

Pasien kusta kurang memiliki akses sosial ekonomi, faktor kesehatan dan gizi dibandingkan dengan populasi non kusta. Faktor utama peningkatan risiko kusta antara lain pendapatan rendah, pengeluaran makanan, status gizi, dan skor keragaman makanan (Dietary Diversity Score) dengan tidak adanya stok pangan rumah tangga dan kekurangan pangan tahun lalu. Kelompok pasien lepra memiliki konsumsi makanan bergizi tinggi yang lebih rendah seperti daging, ikan, telur, susu, buah-buahan dan sayuran.

 

Sunarman Sukamto, AMD
Sunarman Sukamto, AMD

​Sunarman Sukamto, AMD 

Bp. Sunarman Sukamti, AMD selaku Tenaga Ahli Kedeputian V dari Kantor Staff Presiden (KSP) mengatakan bahwa data dari kementerian Kesehatan RI per tanggal 24 Januari 2022, terdapat jumlah kasus kusta sebanyak 13.487 dengan penemuan kasus baru sebanyak 7.146 kasus, karena itu kasus kusta di Indonesia merupakan peringkat ke tiga setelah India dan Brazil. Pada tahun 2021 yang lalu terdapat 6 provinsi dan 101 kabupaten/kota yang belum eliminasi kusta.

 

Meningkatnya upaya eliminasi kusta tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga non kesehatan seperti sosial, ekonomi, lingkungan. Nah … untuk upaya kesadaran bersama mengenai kusta yang harus didekati dengan multi dimensi bersama kolaborasi lintas sektor lembaga pemerintah maupun sektor lembaga daerah beserta teman-teman disabilitas dan OYPMK (Orang Yang Pernah Mengalami Kusta) yang nantinya menjadi agen perubahan, sehingga kusta tidak identic dengan kemiskinan. Yuk … bisa yuk …

 

Dwi Rahayuningsih 

Ibu Dwi Rahayuningsin selaku Perencana Ahli Muda, Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat dari Kementerian PPN/Bappenas menerangkan bahwa pemerintah mempunyai program untuk penanganan disabilitas dalam pengentasan kemiskinan melalui Kementrian Sosial, seperti :

è Pemberian bantuan Sembako yang termasuk kategori miskin yang sudah terdaftar dalam data DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial), jadi kebijakan ini diberikan untuk mereka yang sudha termasuk kedalam database Kemensos

è  Program bantuan Asistensi rehabilitasi sosial dan penyaluran alat bantu

è Program kemandirian usaha, terutama bagi yang masih mendapatkan diskriminasi di lingkungan-nya

 

Kementrian Sosial bersama Dinas Sosial di beberapa Pemerintah Daerah menyediakan tempat tinggal bagi OYPMK seperti di :

Dusun Sumber Gelagah Desa Tanjung Kenongo.

Jawa Timur : Desa Banyumanis

Jawa Tengah : Kompleks penderita kusta Jongawa

 

Dwi Rahayuningsih
Dwi Rahayuningsih

Ibu Dwi Rahayuningsih, untuk pelaksanaan rencana aksi nasional bagi penyandang disabiitas dan OYPMK agar dapat lebih produktif seperti : peningkatan cakupan program kesejahteraan sosial untuk penyandamng disabilitas dalam memperluas jangkauan dan perlindungan sosial. Dalam UU untuk perusahaan swasta memberi lowongan kerja dengan kuota 1% dan bagi perusahaan BUMD/BUMN 2% untuk mempekerjakan penyandang disabilitas dan OYPMK. Perusahaan swasta melalui CSR-nya dalam membantu OYPMK agar semakin berdaya melalui kegiatan pelatihan, kewirausahaan  sehingga disabilitas dan OYPMK dapat berwirausaha secara mandiri, ungkat ibu Dwi Rahayuningsi mentup pembicaraan live treaming ini. 

 

Salam Adi Putih

  

Selasa, 20 September 2022

Kumpulan Resep Makanan Sehat Tanpa MSG

 

Kumpulan Resep Makanan Sehat Tanpa MSG
Kumpulan Resep Makanan Sehat Tanpa MSG

Hi … bro … gue ada menu baru nih … produk Kobe Tepung Serbaguna merupakan tepung bumbu sehat tanpa MSG, yang mengandung berbagai vitamin dan nutrisi dengan merek Kobe Tepung Serbaguna Premium. Dimana kandungan dapat diformulasikan khusus dengan berbagai vitamin, sehingga dapat memenuhi kelengkapan nutrisi tubuh seperti Zat Besi, Serat Pangan, Vitamin B2, Vitamin B9, dan Mineral Zinc yang dikemas ke dalam kandungan Kobe Nutri+. 

Kobe Tepung Serbaguna Premium terbuat dari rempah pilihan dengan aroma gurih khas bawang putih, sehingga membuat cita rasa masakan menjadi lezat dengan tekstur yang renyah dan harum menggoda. Dan tentunya aman dikonsumsi untuk segala usia karena tanpa pengawet dan tanpa pewarna buatan.

 

Nah … kali ini saya akan masak Ayam dengan menggunkan Kobe Tepung Serbaguna Premium : 

1.  Resep Ayam Dadu Crispy  Non MSG 

Menu ayam bagi gue paling favorit karena dikenal kelezetan dan kerenyahannya membuat masakan ayam dadu crispy patut dicoba dan menjadi andalan keluarga. Mari kita simak resep simpel dan praktisnya di bawah ini, dijamin nggak bakal bikin kamu repot. 

Bahan yang diperlukan : 

è Dada ayam fillet 300 gram

è 200 gram kobe tepung serbaguna premium

è 350 ml air

è Minyak goreng secukupnya

Ayam Dadu Crispy Non MSG
Ayam Dadu Crispy Non MSG 

 

Cara membuat : 

è Ayam dipotong berbentu dadu

è Siapkan mangkuk ukuran sedang, campurkan tepung kobe serbaguna premium dengan air ke dalamnya.

è Masukkan ayam ke dalam adonan tersebut.

è Panaskan minyak, setelah itu masukkan ayam untuk digoreng.

è Goreng hingga warna kuning kecoklatan, angjat dan tiriskan

è Ayam Dadu Crispy siap disajikan

 

2.  Resep Ayam Kunyit Crispy 

Ayam merupakan menu yang mudah untuk diolah, apalagi dengan adanya Kobe Tepung Serbaguna premium, masak jadi lebih mudah engga ribet jadi lebih simple. Resep olahan yang satu ini tak kalah enak dengan masakan-masakan restoran loh … !!!  Selain rasanya yang renyah dan bumbunya yang meresap ke dalam, ayam kunyit crispy ini mudah dibuatnya. Yang paling spesialnya lagi resepnya tanpa micin. 


Yuk … langsung saja simak resep dibawah ini : 

Bahan yang diperlukan :

½ ekor ayam potong menjadi 6 bagian

100 ml air

200 gram Kobe Tepung Serbaguna Premium

1/3 sendok makan bubuk kunyit

minyak goreng secukupnya

 


Cara membuat Ayam Kunyit Crispy

è Cuci ayam hingga bersih, kemudian remdam dalam air

è Masukkan Kobe Tepung Serbaguna Premium ke dalam mangkuk besar, campur dengan kunyit, aduk rata

è Masukkan rebdaman ayam ke dalam campuran tepung dan kunyit, balur rata sambil di cubit-cubit kecil

è Panaskan minyak dalam wajan. masukkan ayam yang sudah dibalur bumbu hingga terendam dalam minyak. Masak hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan, angkat tiriskan

è Ayam Kunyit Crispy siap disajikan

 

3.  Resep Ayam Goreng Buttermilk

Nah … kali ini saya akan membuat olahan ayam goreng klasik khas Amerika. Rasa daging ayam yang juicy, dengan bumbu renyah, membuat keluarga ketagihan untuk menikmatinya. Resep kali ini memang agak lama proses pembuatannya, karena kita perlu memarinasi ayam dengan rendaman susu selama beberapa jam. Namun, di balik itu tentu akan terbayarkan oleh hasilnya yang nikmat dan lezat.

Bahan yang diperlukan :

½ ekor ayam potong menjadi 6 bagian

120 ml susu cair

½ sendok makan cuka atau 2 slice potongan jeruk lemon

200 gram Kobe Tepung Serbaguna Premium

Minyak goreng secukupnya

Ayam Goreng Buttermilk
Ayam Goreng Buttermilk


Cara membuat Ayam Goreng Buttermilk

è Rendam ayam dengan susu yang sudah dicampur dengan cuka atau air jeruk lemon selama 2 jam

è Ambil ayam dalam rendaman susu, gulirkan ke tepung kering Kobe Tepung Serbaguna Premium dan cubit-cubit

è Panaskan minyak goring, kemudian masukan ayam goring hingga warna kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan

è Ayam Goreng Buttermilk siap disajikan


Itulah bro … 3 resep yang gue tulisan di blog ini, kalau loe pengen tahu resep yang lainnya kunjungi di Kumpulan Resep Masakan Sehat Tanpa MSG yang ada di dapur Kobe. Bro … selain ayam bisa juga dimodifikasikan resep ayam dengan bahan lainnya seperti : cumi, udang, tempe, maupun tahu.

Bro perlu tahu ya … bahwa Kobe Tepung Serbaguna Premium merupakan tepung bumbu sehat non MSG pertama di Indonesia yang di proses secara modern, yang terbuat dari campuran rempah asli pilihan dengan aroma gurih khas dari bawang putih. Kobe Tepung Serbaguna ini mengandung berbagai vitamin seperti B2, B9, zat besi dan kalsium yang penting untuk memenuhi nutrisi. Kobe Tepung Serbaguna Premium ini, mudah didapat di minimarket dan supermarket terdekat atau bisa dibeli secara online melalui Kobe Official Store di Tokopedia atau Shopee.


Adi Putih